Banyuwangi, Sekitarkita.co – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Naik Kelas terus tumbuh subur di Banyuwangi, Jawa Timur. Fenomena positif ini terlihat nyata di wilayah Banyuwangi Selatan, yang meliputi Kecamatan Pesanggaran, Siliragung, dan Bangorejo.
Melesatnya produktivitas warga ini tidak lepas dari komitmen dan kepedulian pelaku investasi, PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran ini secara konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut terbilang rajin dalam memberikan stimulan. Mulai dari menggelar berbagai pelatihan, memfasilitasi pengurusan perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal, menyediakan tempat jualan strategis, hingga memfasilitasi stand pameran bergengsi.
Baca Juga :
Ketua UMKM Center Kelompok Binaan PT BSI, Zaenap Alfiah, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah UMKM yang berada di bawah naungan pembinaan PT BSI sudah menembus angka 100-an lebih.
“Alhamdulillah, setelah mendapat pelatihan-pelatihan dari PT BSI, kualitas produk kita naik kelas. Berkat peningkatan standar ini, produk lokal kami sekarang sudah bisa diterima di toko-toko besar,” katanya, Kamis (13/8/2026).
Guna mendorong para pelaku UMKM melompat lebih tinggi, PT BSI juga memfasilitasi pelatihan khusus mengenai Standard Operating Procedure (SOP). Pembekalan ini penting agar kemasan, mutu, dan higienitas produk memenuhi kriteria ketat untuk bisa menembus jaringan toko modern atau ritel berjejaring.
Untuk diketahui, UMKM Center Kelompok Binaan PT BSI mengandalkan berbagai macam produk olahan kreatif dari hasil pertanian dan perikanan. Komoditas yang paling mencolok dan menjadi ikon utama adalah olahan buah naga.
“Kami memproduksi dodol buah naga, sirup buah naga, stik buah naga, donat, hingga saos buah naga,” urai perempuan yang juga sukses melejitkan produk unggulan dodol buah naga tersebut.
Melimpahnya produk berbahan buah naga, bukan tanpa alasan. Wilayah Banyuwangi Selatan memang dikenal luas sebagai lumbung buah naga terbesar di Banyuwangi, sehingga ketersediaan bahan baku sangat melimpah.
Berkat kualitas yang terjaga, produk-produk dari UMKM Center Kelompok Binaan PT BSI kini tidak hanya laku keras di pasar lokal Banyuwangi. Kreativitas warga juga terbukti mampu menembus pasar luar daerah.
Keberhasilan program pendampingan ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran investasi di daerah tidak hanya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, investasi juga mampu menjadi jembatan untuk memaksimalkan potensi lokal dan menggerakkan roda pemberdayaan demi mendongkrak perekonomian masyarakat secara langsung. (*)
