DPU CKPP Banyuwangi Kerahkan Alat Berat, Matangkan Venue Festival Gandrung Sewu 2026

$rows[judul]

Banyuwangi, Sekitarkita.co – Persiapan Festival Gandrung Sewu 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, mendapat dukungan penuh dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP). Sejumlah alat berat dikerahkan untuk memastikan kesiapan lokasi perhelatan budaya kolosal tersebut.

Pengerjaan difokuskan pada pemerataan, pengurukan, dan pemadatan lahan yang akan digunakan sebagai area pertunjukan penari, tempat penonton, hingga kawasan parkir.

Kepala Bidang Penataan Ruang DPU CKPP Banyuwangi, Mulyadi, mengatakan pihaknya menurunkan berbagai jenis alat berat untuk mempercepat penyiapan venue.

Baca Juga :

Alat berat tersebut meliputi satu unit excavator Case 210, dua telehandler, tiga mini excavator, empat tandem roller CAT, serta lima dump truck.

“Pekerjaannya meliputi pemerataan area penari Gandrung dan penonton, sekaligus pemadatan area parkir,” ujar Mulyadi, Senin (12/10/2026).

Menurut dia, lahan yang menjadi sasaran pemerataan memiliki ukuran sekitar 100 x 200 meter. Di dalam kawasan tersebut, terdapat bagian yang harus diuruk dengan luasan 100 x 30 meter dan kedalaman mencapai satu meter.

Dengan dukungan peralatan yang disiapkan, pengerjaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 hari, selama seluruh alat berat dapat beroperasi tanpa kendala.

Tak hanya menyiapkan kondisi lahan, DPU CKPP Banyuwangi juga mengambil bagian dalam pemenuhan berbagai kebutuhan teknis untuk menunjang kelancaran festival. Dukungan tersebut mencakup pengecekan jaringan dan sumber daya listrik di kawasan Boom Marina.

Selain itu, satu unit mobil crane disiagakan mulai 24 Oktober pukul 17.00 WIB. DPU CKPP juga menyiapkan toilet portable untuk tamu VVIP maupun pengunjung reguler.

Sejumlah pekerjaan pendukung lainnya meliputi pemangkasan dahan dan ranting di sekitar area kursi undangan, penambahan lampu penerangan di lokasi pertunjukan, kawasan undangan, bibir pantai, serta jalur akses menuju Pantai Boom Marina.

Kebutuhan penerangan dan aliran listrik untuk tenda medis, musala, serta toilet portable juga menjadi bagian dari persiapan yang ditangani instansi tersebut.

Kesiapan infrastruktur ini menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kenyamanan ribuan penari dan puluhan ribu pengunjung yang diperkirakan memadati kawasan Pantai Boom Marina.

Festival Gandrung Sewu merupakan agenda budaya unggulan Banyuwangi yang dikenal dengan pertunjukan kolosal ribuan penari Gandrung berlatar kawasan pesisir.

Selain menjadi panggung pelestarian seni tradisi, festival ini juga menjadi daya tarik pariwisata yang mengangkat identitas budaya Bumi Blambangan. (*)