PNM Tanam 29 Ribu Pohon, Dorong Kepedulian Lingkungan hingga Pemberdayaan Masyarakat

$rows[judul]

Banyuwangi, Sekitarkita.co - Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan berbagai pihak di tengah ancaman perubahan iklim. Salah satunya dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan gerakan penanaman 29 ribu pohon yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui program PNM Peduli, lembaga pembiayaan milik negara tersebut menginisiasi penghijauan di 58 kantor cabang. Masing-masing cabang menanam sedikitnya 500 bibit pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Gerakan ini tidak sekadar menjadi aktivitas seremonial, tetapi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan ruang hidup yang lebih sehat bagi masyarakat. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberi dampak jangka panjang, mulai dari menjaga kestabilan tanah, memperbaiki kualitas udara, hingga menciptakan kawasan yang lebih teduh dan hijau.

Baca Juga :

Di tengah meningkatnya tantangan krisis iklim, langkah penghijauan tersebut juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan penanganan perubahan iklim dan pelestarian ekosistem daratan.

PNM menilai pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, tetapi juga menyangkut upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup.

Program penanaman pohon ini menjadi kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya dijalankan PNM. Dalam program itu, perusahaan berhasil menghimpun sekitar 20 ton pakaian layak pakai dari insan PNM untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain pakaian, bantuan buku bacaan turut diberikan sebagai dukungan terhadap peningkatan literasi.

Rangkaian program sosial tersebut menunjukkan kepedulian dapat diwujudkan melalui berbagai pendekatan, mulai dari pemanfaatan kembali barang layak guna, penguatan akses pendidikan, hingga aksi nyata menjaga lingkungan.

Komitmen pemberdayaan itu juga diwujudkan melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) dari berbagai wilayah Indonesia. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pengetahuan sekaligus membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Di Banyuwangi, aksi penghijauan PNM mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Sebanyak 500 bibit pohon ditanam di kawasan Dam Concrong, Kecamatan Rogojampi.

Kepala Bidang Pembangunan DPU Pengairan Banyuwangi, Catur Hidayat Nugroho, menyampaikan terima kasih atas kontribusi perusahaan dalam mendukung penghijauan kawasan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Permodalan Nasional Madani atas bantuan 500 bibit tanaman di lokasi Dam Concrong Rogojampi Banyuwangi. Harapannya, kawasan ini ke depan menjadi hijau dan asri sebagaimana program penghijauan yang dicanangkan Bupati Banyuwangi,” ujarnya.

Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, PNM berharap manfaat program tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Pohon yang tumbuh, buku yang dibaca, hingga bantuan yang diterima masyarakat diharapkan menjadi bagian dari perubahan menuju lingkungan yang lebih sehat dan kehidupan yang semakin baik. (*)