PT BSI Bikin Silaturahmi Warga Pesanggaran Kian Nyaman

$rows[judul]

Banyuwangi, Sekitarkita.Co – Tradisi anjangsana atau silaturahmi rumah ke rumah pada Hari Raya Idul Fitri 2026 kali ini terasa berbeda bagi masyarakat di lingkar tambang PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Khususnya bagi warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, kini mereka bisa tersenyum lebar menikmati perjalanan lebaran yang jauh lebih nyaman.

Perubahan signifikan ini dirasakan langsung oleh warga berkat transformasi infrastruktur jalan yang semakin mumpuni. Kehadiran investasi tambang emas PT BSI di wilayah tersebut terbukti membawa dampak nyata bagi mobilitas masyarakat, terutama di momen sakral seperti Lebaran.

Kepala Desa (Kades) Pesanggaran, Sukirno, SH, mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi jalan yang kini telah mulus. Dia menyebut akses transportasi yang baik menjadi kunci kelancaran silaturahmi antarwarga.

Baca Juga :

"Alhamdulillah, sekarang Jalan Lampon sudah bagus, halus, dan nyaman dilalui. Ini sangat terasa manfaatnya, apalagi saat anjangsana Lebaran. Masyarakat jadi lebih mudah untuk bersilaturahmi, baik yang datang maupun yang berkunjung ke sanak saudara," kata Sukirno, Jumat (27/3/2026).

Sukirno mengenang kembali masa-masa sulit sebelum jalan tersebut diperbaiki. Dulu, kondisi infrastruktur yang rusak parah seringkali menjadi ganjalan psikologis bagi warga saat menyambut tamu dari luar daerah.

"Dulu itu jujur saja, masyarakat sering merasa malu kalau ada keluarga jauh datang. Jalannya rusak parah, berlubang, dan kalau dilewati itu rasanya membuat perut sakit. Baru saja makan-makan enak saat anjangsana, lalu lewat jalan rusak, kan tidak nyaman sama sekali," kenangnya.

Namun, potret kusam itu kini tinggal cerita. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR), PT BSI telah menyulap Jalan Lampon sepanjang 2,8 kilometer menjadi jalan aspal hotmix berkualitas tinggi. Dengan ketebalan mencapai 15 sentimeter, warga bahkan berkelakar menyebut kualitasnya setara jalan tol atau sirkuit balap.

Tak hanya di jalur utama, sentuhan pembangunan anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini juga merambah hingga ke pelosok dusun. Di Petak 56, Dusun Ringinagung, PT BSI telah merampungkan pavingisasi jalan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 4 meter yang dikerjakan dalam dua tahap pada tahun 2025. Padahal, wilayah ini sebelumnya nyaris tidak tersentuh pembangunan.

"Sekarang kondisinya sudah jauh berbeda, masyarakat jadi lebih percaya diri dan aktivitas juga lebih lancar. Terima kasih kepada PT BSI serta seluruh stakeholder yang sudah bekerja keras mewujudkan jalan yang lebih baik ini," tandas Sukirno.

Kini, momen Lebaran di lingkar tambang PT BSI bukan lagi soal perjuangan melewati jalan berlubang, melainkan tentang indahnya silaturahmi di atas jalanan yang mulus.

Perlu diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.

Wilayah Kecamatan Pesanggaran, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi produksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan dengan 8 program utama. Program PT BSI itu meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)