DPU CKPP Lengkapi Fasilitas Pasar Banyuwangi, Perkuat Daya Tarik Wisata Heritage

$rows[judul]
Masyarakat antusias mengunjungi Pasar Banyuwangi. (Ist)

Banyuwangi, Sekitarkita.co - Pasar Banyuwangi kini tidak sekadar menjadi pusat perdagangan tradisional. Setelah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2026, pasar yang berada di jantung kota tersebut menjelma menjadi ruang publik sekaligus destinasi wisata heritage baru di Bumi Blambangan.

Untuk menunjang fungsi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) terus melengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Mulai area parkir, toilet, musala, kamera pengawas (CCTV), hingga akses yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan, kelengkapan fasilitas tersebut ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung yang beraktivitas di Pasar Banyuwangi.

Baca Juga :

Menurutnya, aktivitas pasar berlangsung sejak dini hari. Pada pagi hari, kawasan tersebut dipadati masyarakat yang berbelanja berbagai kebutuhan pokok, mulai sayur-mayur, daging, hingga ikan.

"Seluruh fasilitas tersebut disiapkan sebagai penunjang kenyamanan pedagang dan pengunjung," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, wajah Pasar Banyuwangi juga menawarkan pengalaman berbeda. Memasuki sore hingga malam hari, kawasan ini menjadi ruang berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan. Pengunjung dapat menikmati aneka kuliner sekaligus mengabadikan suasana bangunan pasar yang kini tampil lebih menarik.

Daya tarik kawasan tersebut semakin kuat dengan sentuhan arsitektur khas rumah Osing yang menjadi identitas lokal Banyuwangi. Perpaduan desain bangunan dan pencahayaan hangat di sejumlah sudut menciptakan suasana yang menarik, terutama pada malam hari.

Keberadaan trotoar yang luas di bagian depan pasar, dilengkapi deretan kursi, juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersantai sambil menikmati suasana pusat kota.

Cahyanto mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat seluruh fasilitas yang telah tersedia. Dengan begitu, Pasar Banyuwangi dapat terus berkembang sebagai pusat perdagangan sekaligus ruang publik dan destinasi wisata heritage yang nyaman.

"Mari jaga dan rawat fasilitas yang ada agar Pasar Induk Banyuwangi tetap bersih, aman, dan nyaman untuk kita semua," pungkasnya. (*)