Banyuwangi,
Sekitarkita.co - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik
Indonesia dimanfaatkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten
Banyuwangi untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas antarpegawai.
Melalui kegiatan
Gebyar Merah Putih yang digelar di halaman Kantor Koordinator Daerah (Korsda)
Banyuwangi, jajaran DPU Pengairan tidak hanya mengikuti berbagai perlombaan,
tetapi juga membangun komunikasi dan konsolidasi internal.
Kegiatan yang
berlangsung Senin (31/8/2026) itu diawali dengan senam bersama dan pemberian
santunan kepada anak yatim. Suasana kemudian semakin meriah dengan berbagai
perlombaan yang diikuti pegawai dari lingkungan DPU Pengairan Banyuwangi.
Baca Juga :
Plt Kepala DPU
Pengairan Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan peringatan
kemerdekaan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan
sekaligus memperkuat persatuan di lingkungan kerja.
Menurut dia, nilai
perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk semangat bekerja dan
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Momentum kemerdekaan
ini penting untuk menumbuhkan nasionalisme sekaligus mengenang perjuangan para
pahlawan. Semangat itu harus kita teruskan dalam pelaksanaan tugas dan
peningkatan kinerja,” ujarnya.
Beragam permainan
turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai lomba sarung hingga estafet air.
Panitia juga menyediakan hadiah dan hiburan musik untuk menciptakan suasana
kebersamaan di antara seluruh peserta.
Namun, di balik
kemeriahan perlombaan, Gebyar Merah Putih juga memiliki tujuan yang lebih
mendasar, yakni memperkuat hubungan antarpegawai dan unit kerja di lingkungan
DPU Pengairan.
Cahyanto menjelaskan,
DPU Pengairan Banyuwangi memiliki 11 wilayah Korsda dengan aktivitas dan
wilayah kerja yang tersebar. Kondisi tersebut membuat intensitas komunikasi
antarpegawai tidak selalu dapat dilakukan secara langsung.
Karena itu, kegiatan
bersama menjadi salah satu ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus
membangun konsolidasi dalam mendukung pencapaian program kerja.
“Dengan adanya
kegiatan seperti ini, kita bisa bertemu dan berkomunikasi. DPU Pengairan
memiliki 11 Korsda yang terkadang jarang berinteraksi secara langsung. Ini
menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan konsolidasi demi capaian
kinerja,” katanya.
Ia menilai kebersamaan
menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang produktif.
Lingkungan kerja yang harmonis, menurut Cahyanto, akan mendorong tumbuhnya rasa
nyaman di antara pegawai.
Dari kenyamanan
tersebut, lanjut dia, akan tumbuh rasa memiliki terhadap organisasi dan
tanggung jawab untuk menyelesaikan setiap target kerja yang telah ditetapkan.
Cahyanto berharap
semangat yang terbangun dalam Gebyar Merah Putih tidak berhenti setelah
kegiatan selesai. Nilai kebersamaan itu diharapkan dapat terus diterapkan dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain memperkuat
hubungan antarsesama pegawai, seluruh jajaran juga didorong untuk meningkatkan
disiplin, kreativitas, dan inovasi dalam menjalankan program pembangunan serta
pelayanan di bidang pengairan.
“Kami ingin capaian
yang selama ini sudah dibangun dapat terus ditingkatkan. Kebersamaan dan rasa
kekeluargaan harus semakin kuat agar tercipta lingkungan kerja yang nyaman,”
ujarnya.
Menurut Cahyanto, rasa
nyaman akan memperkuat ikatan pegawai dengan institusi. Ketika rasa memiliki
tumbuh, setiap personel diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang
sama untuk mendukung pencapaian target organisasi.
“Dengan rasa nyaman,
kita akan merasa memiliki. Ketika sudah memiliki rasa memiliki, akan tumbuh
tanggung jawab untuk bersama-sama mencapai target kinerja Dinas Pengairan,”
pungkasnya. (*)
