PNM Banyuwangi Perkuat Literasi Asuransi bagi Pengusaha Ultra Mikro

$rows[judul]

Banyuwangi, Sekitarkita.co - Ketahanan usaha tidak semata-mata ditentukan oleh akses permodalan, melainkan juga kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi berbagai risiko yang dapat muncul sewaktu-waktu.


Kesadaran inilah yang mendorong kolaborasi strategis antara PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) melalui Program Literasi Asuransi bagi nasabah PNM di sejumlah wilayah. 

Baca Juga :

Program yang digulirkan secara bertahap ini bertujuan meningkatkan pemahaman nasabah mengenai perlindungan jiwa, aset, serta manajemen risiko sebagai bagian integral dari upaya menjaga keberlangsungan usaha dan ketahanan ekonomi keluarga. 

Berbeda dengan pendekatan konvensional yang bersifat teoretis, edukasi dilakukan secara langsung di kelompok-kelompok nasabah PNM Mekaar. Para pengusaha ultra mikro mendapatkan pemahaman praktis mengenai fungsi asuransi dan manfaatnya dalam menghadapi kondisi tak terduga. 

Salah satu penerima manfaat mengaku program tersebut telah mengubah cara pandangnya terhadap asuransi.

"Sebelumnya saya mengira asuransi hanya untuk orang yang punya usaha besar. Setelah dijelaskan, saya jadi mengerti bahwa usaha kecil seperti kami juga perlu perlindungan. Kalau ada kejadian yang tidak diharapkan, setidaknya usaha dan keluarga punya pegangan," ujarnya. 

Pemimpin Cabang PNM Banyuwangi, Nurul Sugiyanti, menegaskan bahwa perlindungan finansial merupakan elemen penting dalam proses pemberdayaan nasabah. 

"Selama ini PNM memberikan modal finansial, intelektual, dan sosial kepada nasabah. Melalui sinergi bersama BRINS, pendampingan tersebut semakin lengkap karena nasabah juga diperkenalkan pada pentingnya memiliki jaring pengaman finansial," ujar Nurul. 

Ia menambahkan, "Harapannya, ketika risiko datang, usaha tetap memiliki kesempatan untuk bertahan dan keluarga tetap terlindungi." 

Program ini dijalankan melalui berbagai saluran, mulai dari sosialisasi tatap muka, kelas interaktif, hingga materi edukasi digital dengan pendekatan sederhana dan mudah dipahami masyarakat. 

Kolaborasi PNM dan BRINS memperluas makna pemberdayaan bagi nasabah, tidak hanya pada aspek pembiayaan dan pengembangan usaha, tetapi juga penguatan ketahanan finansial.

Dengan literasi yang semakin baik, pelaku usaha diharapkan lebih mampu mengenali risiko, menentukan bentuk perlindungan yang sesuai, menjaga kesinambungan usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dalam jangka panjang. (*)