Sitopo DPU CKPP Banyuwangi Hadir di CFD Karetan, Ruang Publik Makin Nyaman

$rows[judul]

Banyuwangi, Sekitarkita.co - Urusan toilet kerap menjadi persoalan yang terlewat dalam penyelenggaraan kegiatan publik. Padahal, keberadaan fasilitas sanitasi yang layak ikut menentukan kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (DPU CKPP) mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui Sistem Toilet Portable (Sitopo). 

Layanan ini menyediakan fasilitas toilet portabel yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk berbagai kegiatan.

Baca Juga :

Salah satu pemanfaatannya terlihat dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Karetan, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. 

Kehadiran toilet portabel menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan di ruang terbuka tersebut.

Salah satu pengunjung CFD, Sutrinah, warga Bangorejo, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Menurut dia, keberadaan toilet menjadi kebutuhan penting, terutama bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan dalam waktu cukup lama.

“Terima kasih sudah disediakan toilet seperti ini. Jadi kalau membutuhkan tidak perlu bingung mencari toilet, apalagi CFD ramai dan banyak warga yang datang,” kata Sutrinah.

Menurutnya, penyediaan fasilitas sederhana seperti toilet portabel menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Fasilitas tersebut juga membuat pengunjung merasa lebih nyaman menikmati kegiatan CFD.

Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi mengatakan, penyediaan toilet portabel merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi ketika ruang publik digunakan untuk kegiatan bersama.

“Kami ingin memastikan setiap kegiatan masyarakat tetap nyaman dan higienis tanpa terkendala fasilitas dasar seperti toilet,” ujarnya.

Menurut dia, kebutuhan toilet menjadi semakin penting ketika sebuah kegiatan mendatangkan banyak orang. Tanpa fasilitas sanitasi yang memadai, pengunjung berpotensi menggunakan lokasi yang tidak semestinya untuk buang air.

Kondisi tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kebersihan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

Karena itu, Sitopo dirancang sebagai layanan yang praktis dan mudah diakses. Masyarakat maupun komunitas yang membutuhkan fasilitas tersebut dapat mengajukan peminjaman tanpa dipungut biaya.

Pengajuan dilakukan melalui sistem reservasi digital sehingga proses peminjaman dapat berlangsung lebih mudah, efisien, dan transparan.

Layanan tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, terutama yang digelar di ruang terbuka. Mulai festival, pasar rakyat, kegiatan olahraga, hingga agenda komunitas.

Untuk mendapatkan layanan Sitopo, masyarakat dapat mengakses platform Smart Kampung. Pengguna cukup memilih menu Sitopo, kemudian mengikuti tahapan pengajuan peminjaman yang tersedia.

Reservasi juga dapat dilakukan melalui situs resmi Smart Kampung Banyuwangi yang telah terintegrasi dengan sistem pelayanan publik daerah.

Tidak hanya diperuntukkan bagi instansi pemerintah, layanan tersebut terbuka bagi masyarakat dan komunitas di Banyuwangi. Jenis kegiatan yang membutuhkan fasilitas toilet portabel juga tidak dibatasi sepanjang memenuhi ketentuan layanan.

Kehadiran Sitopo menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu harus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur berskala besar. 

Fasilitas sederhana yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga dapat memberikan manfaat nyata ketika ditempatkan pada momentum yang tepat. (*)